Trending

Ternyata segini besarnya gaji Edhy Prabowo dan istri, kok masih korupsi?

Nama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo jadi sorotan warganet setelah ia ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak hanya menjabat sebagai menteri, namun ternyata Edhy Prabowo juga memiliki seorang istri cantik dan menjabat sebagai anggota DPR RI, lantas berapa ya gaji Edhy Prabowo dan istrinya?

Edhy Prabowo ditangkap dan resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus suap perizinan tambak, usaha dan pengelolaan ekspor benih lobster.

Baca juga: Edhy Prabowo cabut, ini 5 menteri Jokowi yang mengundurkan diri

Di balik kasus yang menimpanya, banyak masyarakat yang mempertanyakan terkait perkiraan besaran gaji dari seorang menteri Edhy Prabowo yang terbilang cukup mapan. Belum lagi gaji yang diterimanya dari negara ditambah dengan pendapatan istrinya, yakni Iis Rosita Dewi yang menjabat sebagai anggota DPR RI.

Dalam jabatan DPR RI Periode 2019-2024, istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi tercatat sebagai anggota Komisi V yang membidangi perhubungan dan pekerjaan umum.

Pasangan suami istri ini merupakan kader dari Partai Gerindra. Mengingat Edhy Prabowo memiliki hubungan istimewa dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Deretan foto mesra menteri Edhy Prabowo bersama istri. Foto: Instagram
Edhy Prabowo bersama istri dan Prabowo Subianto. Foto: Instagram

Menghimpun dari berbagai sumber, ternyata gaji yang diterima oleh Edhy Prabowo dan istri sebagai menteri dan anggota DPR RI cukup besar, berikut ulasannya.

Gaji Edhy Prabowo sebagai Menteri

Berdasarkan Keputusan Preisden Republik Indonesia No. 68 tahun 2001 terkait tunjangan menteri dalam kabinetnya, seorang menteri akan menerima tunjangan sebesar Rp 13.608.000 (13,6 juta rupiah) setiap bulannya.

Adapun gaji pokok para menteri berada di angka Rp 5.040.000 (5 juta rupiah). Sehingga jika dijumlah antara tunjangan dan gaji yang didapat menteri adalah sebesar Rp 18.648.000 (18,6 juta rupiah)

Tentunya gaji yang disebutkan belum termasuk sejumlah dana operasional menteri (DOM), dana taktis hingga kinerja serta protokoler dinas ya Hopers.

Menteri KKP Edhy Prabowo. Foto: KKP | Edit: Hops.id
Menteri KKP Edhy Prabowo. Foto: KKP | Edit: Hops.id

Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 268/PMK.05/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Dana Operasional Menteri atau Pimpinan Lembaga negara, 80 persen dana tersebut akan diberikan secara lumsum. Lumsum berarti uang akan yang dibayarkan sekaligus untuk semua biaya seperti biaya transport, uang makan, dan lain sebagainya kepada menteri atau pimpinan lembaga. Sementara itu, 20 persen sisanya untuk dukungan operasional lain.

Baca juga: Deretan foto mesra menteri Edhy Prabowo bersama istri, bikin iri

Dana taktis ini berkisar antara Rp 100.000.000 (100 juta rupiah) hingga 150.000.000 (150 juta rupiah). Belum lagi sejumlah fasilitas mewah menteri seperti rumah dinas, kendaraan mobil dinas, hingga jaminan kesehatan.

Gaji istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi sebagai anggota DPR

Iis Rosita Dewi istri Edhy Prabowo
Iis Rosita Dewi istri Edhy Prabowo foto: instagram

Terkait gaji seorang anggota DPR RI, aturan tersebut dimuat dalam Surat Edaran Setjen DPR RI No. KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2015.

Dalam peraturan tersebut tertera gaji pokok seorang anggota DPR yakni Rp 4.200.000 (4,2 juta rupiah).

Hal tersebut belum termasuk sejumlah tunjangan seperti tunjungan istri Rp 420.000, tunjangan anak Rp 168.000, uang sidang 2.000.000, tunjangan jabatan Rp 9.700.000 (9,7 juta rupiah), tunjangan sembako beras Rp 198.000, hingga tunjangan PPH Rp 1.729.608 (1,7 juta rupiah).

Baca juga: Sepak terjang Puan Maharani, kok bisa jadi Ketua DPR?

Tak hanya itu, ada sejumlah tunjangan lainnya seperti tunjanga kehormatan sebesar Rp 5.58.000 (5,5 juta rupiah), tunjangan komunikasi intensif Rp 15.554.000 (15,5 rupiah), tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran Rp 3.750.000 (3,75 juta rupiah) dan bantuan langganan listrik serta telepen Rp 7.700.000 (7,7 juta rupiah).

Maka jika ditotal, setidaknya anggota DPR setiap bulannya dapat mengantongi gaji yang meruapakan uang dari rakyat sekitar Rp 60.000.000 (60 juta rupiah).

Meski begitu, angka yang disebutkan belum termasuk tunjangan lainnya seperti pemeliharaan rumah, tunjangan dinas atau kunjungan kerja.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close