Trending

Terungkap rahasia di balik ekonomi China tumbuh pesat usai pandemi

Ekonomi China terpantau naik meroket tajam pasca pandemi. Ya, perekonomian China saat ini menjadi salah satu yang tumbuh paling cepat ketimbang negara lain. Data mencatat, ekonomi China di kuartal pertama 2021 mampu melejit 18,3 persen dibandingkan kuartal yang sama pada tahun 2020.

Banyak publik tentu heran, apa kunci sukses China hingga mereka mampu melejit di tengah kondisi negara lain babak belur menghadapi pandemi.

Seperti disitat CNBC, Selasa 6 Juli 2021, hal ini ternyata disebabkan oleh sejumlah hal. Apa itu? Sejumlah analis menyatakan, karakteristik perbelanjaan negeri tirai bambulah sumber yang ikut menaikkan ekonomi mereka dengan cukup pesat.

Sebuah laporan yang dirilis Bain & Company menyebut bahwa dalam pemulihan ini, warga China lebih memilih produk lokal sementara masyarakat di kota-kota kecil lebih banyak berbelanja.

“Merek-merek China, dibantu oleh rantai pasokan lokal mereka yang kuat, bereaksi lebih cepat terhadap pergeseran sentimen konsumen dan menangkap lebih banyak pertumbuhan volume dengan menurunkan (harga jual rata-rata),” kata laporan itu.

Bendera China
Bendera China. Foto: Gaston Laborde dari Pixabay

Laporan juga menunjukkan data volume penjualan merek asing di China tahun lalu turun 4,1%, sementara harga jual rata-rata naik 1%. Bain menyebut penurunan ini juga terjadi karena ketegangan geopolitik antara China dengan negara-negara lain.

Salah satu contoh dari permasalahan ini adalah yang dialami merek pakaian Swedia H&M yang mendapat reaksi keras di China pada bulan Maret atas komentar yang muncul tentang kekhawatiran perusahaan itu atas dugaan kerja paksa di wilayah Xinjiang.

Penjualan H&M di China, mengutip BBC, turun 23% dalam mata uang lokal untuk kuartal kedua tahun 2021, dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.

Mengenai masyarakat perkotaan kecil, laporan menyebut belanja di kota-kota itu telah naik. Barang-barang konsumen (FMCG) mengalami peningkatan yang cukup tinggi.

“Semakin kecil kota, semakin cepat pertumbuhan pengeluaran FMCG pada 2020,” kata laporan itu, mengacu pada pengeluaran untuk kategori barang konsumsi yang mencakup makanan kemasan, jus, dan barang-barang perawatan pribadi.

Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China. Foto: AP.
Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China. Foto: AP.

“Karena penduduk kota-kota yang lebih kecil biasanya jarang bepergian, mereka tidak terlalu terpengaruh oleh wabah Covid-19. Volume pembelian setiap rumah tangga terus tumbuh relatif terisolasi dari gangguan Covid-19.”

Lebih lanjut, Bain menyebut bahwa warga China saat ini lebih sensitif terhadap harga setelah pemerintah China melakukan promosi-promosi khusus pada Mei lalu.

“Secara keseluruhan, orang mau belanja. Itu sebabnya volumenya naik,” kata analais Bain Bruno Lannes. “Mereka sedikit lebih sensitif terhadap harga daripada sebelumnya.”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close