Didukung 6 Kementerian, MUFFEST+ 2022 hadirkan fashion show karya desainer lokal hingga trade expo

- Selasa, 28 Juni 2022 | 12:06 WIB
Muslim Fashion Festival 2022 (Foto: bolarakab.go.id)
Muslim Fashion Festival 2022 (Foto: bolarakab.go.id)

Jakarta – MuslimFashionFestival+ (MUFFEST+) 2022 persembahan Indonesian Fashion Chamber (IFC) yang didukung oleh Kinarya Cipta Kreasi sebagai organizer, secara resmi dibuka oleh para stakeholder meliputi jajaran enam Kementerian Republik Indonesia, Bank Sentral, BUMN, Pemda, dan Instansi Swasta.

Semua pihak yang terlibat mendukung penuh perhelatan ini dengan optimisme untuk mempercepat kebangkitan industri fesyen muslim tanah air pasca pandemi dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia.

Acara ini turut dihadiri Ali Charisma, National Chairman IFC, dan Windu Wijaya, Direktur Kinarya Cipta Kreasi, dan enam Kementerian RI. 

Adapun enam Kementerian yang terlibat adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil  Menengah (KUKM) RI, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif(Kemenparekraf).

Baca Juga: Profil Seo In Guk pemeran dukun di Cafe Minamdang: perjalanan karir, percintaan, hingga masa kecil

Pembukaan MUFFEST+ 2022 resmi digelar pada tanggal 21-23 April 2022 di GrandBallroom The Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta.

Teten Masduki, Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia yang meresmikan pembukaan MUFFEST+ 2022 menyatakan dalam sambutannya, “Penyelenggaraan MUFFEST+ penting untuk mempromosikan muslim fesyen Indonesia ke luar negeri dan mempertemukan berbagai pihak seperti UMKM, desainer, akademisi, asosiasi, dan pelaku bisnis," katanya.

"Ini ekosistem yang perlu dibangun dan ditingkatkan. MUFFEST+ ditargetkan menjadi event skala internasional untuk mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia. Pemerintah telah menetapkan halal industry sebagai salah satu keunggulan ekonomi Indonesia, salah satunya sektor fesyen yang berpotensi menjadi lokomotif dalam industri halal. Dengan mengangkat kearifan lokal dan pelakuUMKM yang kreatif, Indonesia bisa menjadi tuan rumah untuk pasar fesyen muslim global.”

Melalui tayangan video, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim menyampaikan apresiasi terhadap komitmen MUFFEST+ dalam menggaungkan kampanye sustainable fashion, “Muslim Fashion Festival kembali hadir dengan mengangkat tema yang kontekstual yakni isu lingkungan hidup. Seperti kita pahami, isu lingkungan, sampah, perubahan iklim, krisis energi tidak akan tertangani jika kita bergerak sendiri-sendiri tanpa kolaborasi lintas sektor."

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: MUFFEST 2022

Tags

Artikel Terkait

Terkini