Gemerlap Piala Dunia 2022, tak membuat tradisi masyarakat Qatar pudar

- Selasa, 22 November 2022 | 07:55 WIB
Balaleet makanan tradisional Qatar. (Pixabay)
Balaleet makanan tradisional Qatar. (Pixabay)

Hops.ID - Qatar memang dikenal sebagai negara muslim terkaya di antara negara lainnya di Jazirah Arab.

Bukan cuma kaya, Qatar pun negara yang sangat maju, terbukti modernisasi begitu kental mewarnai setiap sisi kehidupan.

Tak heran, ketika FIFA mendaulatnya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar sangat siap.

Baca Juga: Diduga sering diganggu sosok perempuan pemakan janin, seorang istri di Bali tak kunjung hamil

Dan, turnamen sepak bola empat tahunan ini bakal bergulir dari 20 November hingga 18 Desember, digelar di delapan stadion di lima kota.

Selain di Ibu Kotanya, Doha, perhelatan Piala Dunia 2022, juga digelar Al Khor, Al Wakrah, Lusail dan Al Rayyan.

Stadionnya, 974, Lusail, Al Bayt, Al Thumama, Al Janoub, Education City, Ahmad bin Ali dan Internasional Khalifa.

Baca Juga: Alarm mobil tidak berbunyi? Hati-hati! Simak 4 kemungkinan penyebab hal ini terjadi

Hingar-bingar perhelatan turnamen berkelas dunia bisa jadi berdampak pada kehidupan masyarakatnya.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini