Gawat ternyata Prabowo jadi Menhan gegara di dekat Natuna ada markas nuklir

- Sabtu, 9 Januari 2021 | 18:55 WIB
Reaktor nuklir China foto: Suara.com
Reaktor nuklir China foto: Suara.com


Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Dahnil Aanzar Simanjutntak blak-blakan soal salah satu alasan di balik rasa inginnya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengabdi panggilan Presiden Joko Widodo sebagai Menhan, yakni lantaran ada markas nuklir.





Terkait rasa ingin berbakti Prabowo kepada negara dengan menjadi Menhan, di antaranya gara-gara di dekat wilayah kedaulatan milik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tepatnya di sekitar Laut Natuna, ada markas pesawat nuklir milik Tiongkok.





Oleh sebabnya, tegas Dahnil, Menhan Prabowo ingin mengeluarkan jerih payahnya demi memperkuat dan meningkatkan pertahanan Republik Indonesia, terutama mengantisipasi adanya serangan dari pihak negara asing.





Pernyataan itu diungkapkan Danhil melalui akun jejaring media sosial Twitter pribadinya @dahnilanzar yang mengomentari kicauan warganet lain terkait permasalahan markas pesawat pembom nuklir yang berada di sekitar perairan Natuna.





Adapun cuitan itu dibuat akun @ebithebith sambil menyolek akun Twitter Danhil dan menyematkan sebuah berita terkait markas nuklir.

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa - Hops.ID

Tags

Terkini

X