Heboh jilbab, investigasi Buya Gusrizal: Tak ada paksaan, ulama Sumbar tak akan diam

- Selasa, 26 Januari 2021 | 13:01 WIB
Pemprov DKI liburkan sekolah dua pekan. Foto: Antara.
Pemprov DKI liburkan sekolah dua pekan. Foto: Antara.


Ketua Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat (MUI Sumbar), Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa atau Buya Gusrizal berekasi dengan hebohnya aturan jilbab bagi siswi di Padang. Aturan itu jilbab untuk siswi non muslim dan muslim sudah menjadi sebuah kesepakatan, kok tokoh Jakarta asal komentar nggak lihat duduk persoalannya. Dia mengatakan jika kearifan lokal Minang diganggu maka dia pastikan ulama Sumbar tak akan tinggal diam.





Untuk tahu persoalan heboh jilbab untuk siswi non muslim ini, Buya Gusrizal sampai investigasi langsung ke SMKN2 Padang lho Sobat Hopers. Nah hasil investigasinya menurut dia tak ada kok pemaksaan untuk berjilbab bagi siswi non muslim, ketentuan jilbab sudah melalui kesepakatan dengan wali murid.





Buya Gusrizal: Kesepakatan tak ada paksaan





-
Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar. Foto: Antara/Miko Elfisha.




Buya Gusrizal mengatakan dalam kasus jilbab ini, dalam investigasinya dia menemukan fakta tak ada unsur pemaksaan dalam penggunaan seragam jilbab bagi siswi sekolah di SMKN 2 Padang.





Dikutip dari laman Minangkabaunews, jaringan Hops.ID, Ketua MUI Sumbar itu menegaskan aturan jilbab untuk siswi di SMKN 2 Padang sudah melalui kesepakatan antara siswi beserta orang tua dengan sekolah. Malahan, ujarnya, kesepakatan itu dibuktikan dengan pernyataan tertulis untuk memenuhi tata tertib yang selama ini berlaku.





Dia menjelaskan, tata tertib termasuk urusan jilbab sudah melalui kesepakatan, artinya tak ada pemaksaan, Makanya, kata Buya Gusrizal, kalau belakangan ada orang tua siswi yang keberatan maka wajarlah sekolah mempertanyakan. Sebab kesepakatannya sudah ada.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis - Hops.ID

Tags

Terkini