Tak berakhlak! Ngaku bela Islam, ternyata ISIS jadikan Al-Quran sebagai bom peledak

- Jumat, 19 Februari 2021 | 10:37 WIB
Ilustrasi bom dan Al-Quran. Foto: Coindesk, Quran Book
Ilustrasi bom dan Al-Quran. Foto: Coindesk, Quran Book


Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) atau dalam bahasa Indonesia Negara Islam Irak dan Syam jadi salah satu kelompok miltan ekstrimis yang mengatasnamakan agama dalam setiap perjuangannya. Meski mengaku ingin mendirikan negara berdasarkan ajaran Islam, ternyata ISIS justru pernah jadikan kitab suci Al-Quran sebagai bom peledak.





Berdasarkan laporan Press TV pada beberapa tahun silam, Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim al-Jafari sempat membeberkan bahwa ISIS pernah melakukan perbuatan biadab, yakni menyembunyikan bom dan sejumlah bahan peledak lainnya di dalam Al-Quran.





Namun perilaku tidak terpuji itu malah seakan menjadi bumerang bagi pihak ISIS lantaran militer Irak justru mendapat pecutan motivasi untuk segera menghabisi kelompok radikal ekstrimis tersebut.





"Perbuatan biadab mereka hanya akan memberikan motivasi kepada tentara Irak untuk secara habis-habisan melawan mereka," kata Al-Jafari, dikutip Hops pada Jumat, 19 Februari 2021.





-
Ilustrasi pasukan ISIS. Foto: The Muslim Post




Sebenarnya perilaku ISIS yang menggunakan media kitab suci Al-Quran sebagai media penyeludupan bom dan bahan peledak tersebut dilakukan karena mereka sudah putus asa.

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa - Hops.ID

Tags

Terkini

X