Kok BIN bicara teori konspirasi dan jalur emas terbaik Papua

- Senin, 22 Februari 2021 | 17:04 WIB
Badan Intelijen Negara
Badan Intelijen Negara


Baku tembak antara TNI dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua berdampak pada warga. Ratusan warga di distrik Intan Jaya mengungsi mencari keamanan dari baku tembak. Menurut kabar terkini 4 distrik di wilayah tersebut dikosongkan karena warga mengungsi. Merespons hal itu Lokataru Foundation dan BIN adu soal teori konspirasi dan jalur emas.





Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar menilai pengosongan 4 distrik dari warga dan terjadi berbarengan di Nabire Timika, menunjukkan ada motif lain dari manuver ini. Haris terang-terangan mengatakan di bawah hutan Intan Jaya ada emas terbaik di Papua.





Jalur emas terbaik di Papua





-
Haris Azhar. Foto: Instagram Haris.




Haris Azhar mengatakan pengosongan distrik Intan Jaya menjadi logis lantaran wilayah itu terpendam sesuatu yang berharga.





"Jadi memang ini Intan Jaya mau dikosongkan, ini daerah populasi hutannya besar. Di bawah hutan Instan Jaya itu ada jalur emas terbaik di Papua, ada 8 juta ton emas di jalur emas ini," ujar Haris dalam siaran Kompas TV dikutip Senin 22 Februari 2021.





Haris mengaku nggak mengada-ngada soal ada target hutan Intan Jaya ditambang emasnya. Sebab dalam dokumen pemerintahan pun, sudah ada pernyataan bakal ada perusahaan penambangan yang akan beroperasi di Intan Jaya.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis - Hops.ID

Tags

Terkini

X