Masjid ditutup tapi TKA China bebas masuk, Gus Miftah: Kami dipertontonkan…

- Senin, 5 Juli 2021 | 17:42 WIB
Penceramah NU Gus Miftah. Foto: Twitter.
Penceramah NU Gus Miftah. Foto: Twitter.


Kedatangan 20 TKA China saat Indonesia melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dikecam publik. Padahal, Pemerintah dengan tegas melarang warga bepergian ke luar rumah, termasuk menutup tempat ibadah, restoran dan rumah makan, termasuk perkantoran.





Terkait hal ini pendakwah Gus Miftah pun turut bersuara. Dia turut menyayangkan sikap Pemerintah yang membolehkan 20 TKA asal China itu masuk ke Tanah Air, di kondisi negeri yang tengah darurat.





Menurut dia, sangat ironi di mana semua masyarakat diminta patuh untuk berdiam diri di rumah, tapi malah membolehkan 20 TKA China tetap datang ke RI.





"Assalamualaikum wr wb. Dear Pemerintah, saya Miftah warga biasa, warga rendah, tidak punya jabatan apa-apa. Saya dukung penuh kebijakan Pemerintah untuk memberlakukan PPKM darurat, termasuk kebijakan menutup tempat ibadah," kata dia di saluran Instagram resminya, dikutip Senin sore 5 Juli 2021.





-
Ilustrasi TKA China. Foto: BBC




Dia juga mengaku turut manut mengikuti arahan pemerintah untuk tidak beribadah di masjid, karena sadar ini demi keberlangsungan menekan angka covid-19 yang terus menggila di Tanah Air. Tetapi, dia seakan tak rela di tengah warga Indonesia menahan diri semua keluar rumah, namun 20 TKA China bebas masuk ke Indonesia.

Halaman:

Editor: Rendra Saputra - Hops.ID

Tags

Terkini