Kemenkes tanggapi aksi terapis hirup nafas pasien Covid-19: ‘sangat berisiko’

- Senin, 19 Juli 2021 | 15:40 WIB
Viral Hirup Napas Pasien COVID-19. Foto: Detik
Viral Hirup Napas Pasien COVID-19. Foto: Detik


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menanggapi seputar viralnya aksi terapis tunarungu, bernama Masudin yang menghirup napas pasien Covid-19 di Jombang. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, menyebut aksi hirup napas pasien Covid-19 tersebut tidak memiliki dasar.





“Terapi ini tidak ada dasar ilmiahnya,” ujar Siti Nadia seperti dikutip dari detik.com, Senin (19/7/2021).





Menurutnya, penularan Covid-19 melalui saluran pernapasan, sehingga warga diminta memakai masker. Jika tidak memakai masker lalu menghirup napas pasien Covid-19, tentu akan sangat berisiko.





-
Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi. Foto: Liputan6




“Risiko ini terjadi bagi keduanya (terapis dan pasien) karena tidak ada proteksi yaitu masker,” tutur Nadia.





Dia mengimbau masyarakat lebih selektif dan memilih metode pengobatan yang telah dianjurkan dokter. “Masyarakat diminta mempercayai metode pengobatan yang sudah diberikan oleh dokter di RS/puskesmas dan tidak mudah percaya pada terapi yang malah membahayakan diri dan keluarga,” pungkas Nadia.

Halaman:

Editor: Bhakti Hariani - HopsID

Tags

Terkini

X