Jangan pilih-pilih vaksin, segera lakukan vaksinasi, begini pesan peneliti AstraZeneca..

- Jumat, 30 Juli 2021 | 08:07 WIB
Vaksinasi di South Shore Yogyakarta
Vaksinasi di South Shore Yogyakarta


Perbedaan efikasi dan derajat efek samping vaksin Covid-19 ditambah kemunculan varian Delta B1617.2 yang disebut lebih mudah menular memunculkan sejumlah pertanyaan terkait efektivitas vaksin Covid-19 yang ada. Beberapa orang merasa ragu melakukan vaksinasi khawatir tak efektif. Melihat setiap vaksin memiliki tingkat efikasi berbeda, tak sedikit bertanya, vaksin mana yang paling ampuh melawan varian baru, seperti varian Delta?





Peneliti vaksin AstraZeneca asal RI yakni mahasiswa doktoral Clinical Medicine di Universitas Oxford, Indra Rudiansyah menjawab pertanyaan tersebut. Ia menegaskan, vaksin Covid-19 terbaik pada dasarnya adalah vaksin yang tersedia.





Indra menjelaskan, vaksinasi adalah cara selain terinfeksi untuk membentuk kekebalan. Memang, infeksi atau penularan adalah cara alami untuk membentuk kekebalan, namun cara ini memiliki risiko kematian yang tinggi. Untuk menghindari risiko tersebut, satu-satunya cara adalah vaksinasi.





-
Peneliti AstaZeneca Indra Rudiansyah. Foto: Popbela




“Melalui virus natural kita biarkan saja terinfeksi virus SARS-COV-2, kemudian kita sakit, sembuh kemudian memiliki kekebalan. Atau melalui vaksinasi,” ujar Indra dilansir dari detik.com, Jumat (30/7/2021).





“Saya bisa bilang bahwa semua vaksin yang sudah dilisensi ini aman dan sangat efektif. Jadi mau vaksin mana pun, kita terima tetap vaksin tersebut efektif dan aman,” tutur Indra.

Halaman:

Editor: Bhakti Hariani - HopsID

Tags

Terkini

X