Insiden bendera Indonesia di Pantai Indah Kapuk, ternyata ada mandat ke sosok ini

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:04 WIB
Pengibaran bendera di PIK. Foto: Twitter.
Pengibaran bendera di PIK. Foto: Twitter.


Satu per satu fakta soal larangan pembentangan bendera Indonesia oleh ormas Laskar Merah Putih di jembatan Pantai Indah Kapuk yang dihalangi petugas dan aparat, mulai terungkap. Ternyata selain pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 21 meter, Laskar Merah Putih juga mengadakan acara pemberian mandat. Insiden Pantai Indah Kapuk ini jadi perhatian.





Larangan pembentangan bendera Indonesia di jembatan PIK itu menjadi kontroversi. Kok bisa nggak boleh pasang bendera Merah Putih sih. Aparat di lokasi berdalih pembentangan bendera bisa menimbulkan kerumunan, makanya dilarang.





Insiden Pantai Indah Kapuk





-
Pihak kemanan larang pemasangan bendera Indonesia di PIK. Foto: Ist.




Ketua Umum Laskar Merah Putih Arsyad Cannu, mengatakan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 21 meter di jembatan PIK merupakan simbol menyambung semangat Merah Putih kepada generasi muda, khususnya kepada Mahasiswa sebagai generasi Masa Depan bangsa yang cinta NKRI.





“Acara pembentangan bendera sepanjang puluhan meter di atas jembatan adalah untuk peringatan HUT Kemerdekaan Negara Indonesia, yang juga dibarengi pemberian mandat kepada Ketua Pusat Gerakan Mahasiswa Merah Putih, Dylan Nathanael,” kata Arsyad Cannu dalam keterangan tertulis dikutip Hops.id, Rabu 18 Agustus 2021.





Meski dihalau oleh manajemen Pantai Indak Kapuk, namun tetap saja Laskar Merah Putih membentangkan Merah Putih di jembatan tersebut.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis - Hops.ID

Tags

Terkini