Merah putih dilarang berkibar, Kolonel TNI ingatkan PIK perumahan China

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:11 WIB
Pengibaran bendera di PIK. Foto: Twitter.
Pengibaran bendera di PIK. Foto: Twitter.


Kolonel TNI (Purn) Sugeng Waras turut mengomentari kasus pelarangan pengibaran bendera merah putih di jembatan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara. Dia menduga, kawasan tersebut memang telah dihuni kelompok lain di luar Indonesia.





Pertama-tama, Kolonel Sugeng mengatakan, PIK merupakan perumahan inti komunis. Itulah mengapa, rasanya tak heran bendera merah putih dilarang berkibar di lokasi tersebut.





“Pelarangan pengibaran bendera merah putih di jembatan PIK menjadikan kawasan tersebut diduga menjadi perumahan inti komunis,” ujar Kolonel Sugeng, dikutip dari Suaranasional, Rabu 18 Agustus 2021.





-
Foto: Suara Nasional.




Lebih jauh, dia juga mengatakan, PIK merupakan perumahan komunis China yang letaknya sangat strategis. Sehingga, menurutnya, kawasan itu terlihat sangat istimewa dan nyaman dihuni.





“Saya menduga perumahan PIK dijadikan basis pergerakan komunis China karena tempat dan sistem keamanannya sangat strategis yang bisa menghubungkan dengan pusat pemerintahan,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Jalaludin Rumi - Hops.ID

Tags

Terkini

X