NU dan Muhammadiyah kompak desak polisi penjarakan Abu Janda

- Senin, 30 Agustus 2021 | 08:01 WIB
Pegiat media sosial Abu Janda. Foto: Twitter.
Pegiat media sosial Abu Janda. Foto: Twitter.


Usai berhasil mengamankan Muhammad Kece dan Yahya Waloni, kini sejumlah tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah mendesak polisi turut menangkap Permadi Arya alias Abu Janda yang dianggap meresahkan publik. Sebab, dengan demikian, maka polisi diyakini telah menegakkan keadilan.





Pertama-tama, Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Razikin meminta polisi bertindak preventif dan responsif dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan penistaan agama. Mengingat, menurutnya, persoalan tersebut sangat sensitif dan mudah memicu konflik.





“Polisi harus menjawab tuntutan dari masyarakat untuk menangkap Abu Janda dan Denny Siregar,” ujar Razikin, dikutip dari Jawapos, Senin 30 Agustus 2021.





-
Logo Muhammadiyah. Foto Instagram @fauzanazkhann




Lebih jauh, Razikin berpendapat, untuk merajut toleransi keberagamaan di Indonesia, diperlukan ‘biaya’ yang mahal. Itulah mengapa, saat ada yang berusaha merusaknya, maka pihak kepolisian harus segera mengambil tindakan. Sebab jika tidak, perpecahan bisa saja terjadi.





“Pada titik itu, harus zero toleran terhadap siapapun yang berupaya mengganggu atau mengacak-acaknya. Karena sangat mahal ongkos sosial dan politik yang harus kita tanggung jika terjadi benturan yang berlatar belakang keagamaan.”

Halaman:

Editor: Jalaludin Rumi - Hops.ID

Tags

Terkini

X