Tinggal tunggu persetujuan AS, Arab Saudi bakal makin mesra dengan Israel

- Kamis, 16 September 2021 | 15:55 WIB
Bendera Israel dan Arab Saudi. Foto: Jewish Journal
Bendera Israel dan Arab Saudi. Foto: Jewish Journal


Arab Saudi telah menghubungi Israel tentang kemungkinan pengadaan sistem pertahanan rudal buatan Israel, pada saat sistem pertahanan buatan Amerika Serikat (AS) yang sejak lama diandalkan Kerajaan Saudi telah ditarik.





Sebuah sumber mengatakan kepada Breaking Defense, bahwa Amerika secara diam-diam telah menarik sistem rudal patriot dan THAAD dari Pangkalan Udara Prince Sultan, yang berlokasi di luar kota Riyadh.





Kekinian, Arab Saudi dilaporkan tengah serius mencari sistem pertahanan dari beberapa negara lain selain AS. Kerajaan disebut tengah melirik beberapa negara, di antaranya adalah China, Rusia dan Israel.





Melansir Breaking Defense, Kamis 16 September 2021, secara khusus, Saudi sedang mempertimbangkan Iron Dome, yang diproduksi oleh Rafael, yang diklaim jago melawan roket jarak pendek, atau Barak ER, yang diproduksi oleh Israel Aerospace Industry (IAI), yang dirancang untuk mencegat rudal jelajah.





-
Sistem Iron Dome Israel mencegat roket-roket dari Hamas. Foto: Reuters




Sumber pertahanan Israel mengatakan bahwa kesepakatan itu akan realistis, selama kedua negara menerima persetujuan dari Amerika Serikat. Sementara itu, salah satu sumber menambahkan bahwa ketertarikan Saudi pada sistem pertahanan Israel telah mencapai fase yang sangat praktis.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama - Hops.ID

Tags

Terkini