Ngeri! Respons AUKUS, China diminta siap-siap lakukan serangan nuklir pertama

- Sabtu, 25 September 2021 | 11:53 WIB
Rudal antar-benua milik China. Foto: Daily Mail
Rudal antar-benua milik China. Foto: Daily Mail




Pernyataan Zukang itu muncul pada minggu yang sama ketika AS mengumumkan aliansi barunya dengan Inggris dan Australia (AUKUS), yang akan menyediakan kapal selam bertenaga nuklir.





Zukang, dalam pidatonya, mengatakan bahwa 'hanya masalah waktu' sebelum kesepakatan itu dinegosiasikan, tetapi Beijing harus siap untuk mengambil sikap yang lebih agresif.





Selain itu, pernyatan tersebut juga datang setelah aliansi lain antara AS, India, Jepang dan Australia (Quad) akan mengadakan pertemuan puncak para pemimpinnya. Ancaman yang berkembang dari China akan menjadi agenda utama pertemuan tersebut.





Kebijakan nuklir China





-
Rudal balistik China. Foto: CSIS




China menjadi kekuatan nuklir pada tahun 1964 dengan uji coba bom pertamanya yang berhasil. Empat tahun kemudian, negeri Tirai Bambu tersebut mengadopsi kebijakan 'tidak boleh menggunakan pertama kali'.





Kebijakan tersebut juga menyatakan bahwa Beijing tidak akan pernah menjadi yang pertama menggunakan nuklir dalam konflik, tetapi akan menggunakannya jika diserang terlebih dahulu. Kebijakan ini mirip dengan yang diterapkan Soviet antara tahun 1982 dan 1993.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama - Hops.ID

Tags

Terkini

Ekonom apresiasi keberlanjutan Program Pra Kerja

Selasa, 4 Oktober 2022 | 21:51 WIB

KIB sudah punya tiket, tidak akan buru-buru

Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:01 WIB