Rocky heran negara takut Islam radikal, padahal PKI lebih ngeri

- Senin, 27 September 2021 | 17:19 WIB
Rocky Gerung. Foto Ist.
Rocky Gerung. Foto Ist.


Pengamat politik nasional yang juga merupakan akademisi senior, Rocky Gerung mengaku heran dengan sikap negara yang terkesan lebih takut terhadap Islam radikal ketimbang Partai Komunis Indonesia (PKI). Padahal, menurutnya, PKI lebih mengerikan dan layak diwaspadai.





Rocky mengatakan, PKI merupakan sejarah memilukan yang tak boleh dilupakan negara. Sebab, gerakan tersebut telah memusnahkan banyak pemuka agama Islam dengan cara-cara keji dan mengenaskan. Itulah mengapa, kata dia, alih-alih takut Islam radikal, pemerintah sebaiknya waspada terhadap kemunculan kembali PKI.





"Dia (PKI) tidak bisa dilupakan apalagi dimaafkan, karena belum ada keputusan yang final dan diungkapkan berkali-kali. Sebaliknya, umat Islam merasa 'Lho kok yang dituduh radikal adalah kita, yang diuber-uber adalah kita?'," ujar Rocky, dikutip Senin 27 September 2021.





-
Pembakaran bendera PKI. Foto: Twitter




Rocky Gerung menilai kekuasaan terlalu berlebihan dalam menyoroti isu radikalisme keagamaan, bahkan pemerintah dinilai cenderung memojokkan umat Islam dalam berbagai kebijakannya.





Dia juga berpendapat, pemerintah terkesan kurang menyorot, bahkan membiarkan potensi bangkitnya kembali PKI atau paham komunisme yang sesungguhnya berpotensi menimbulkan ketegangan baru.

Halaman:

Editor: Jalaludin Rumi - Hops.ID

Tags

Terkini

Wah Giring ikut-ikutan: Kalimantan bukan untuk setan!

Senin, 24 Januari 2022 | 14:20 WIB
X