Pangeran Saudi sebut syariat Islam Taliban bukan interpretasi Wahhabi: Mereka agak...

- Kamis, 30 September 2021 | 11:16 WIB
Kelompok Taliban. Foto: Then24
Kelompok Taliban. Foto: Then24


Pangeran Arab Saudi, Turki Al Faisal berusaha menjauhkan dirinya dan negaranya dari fenomena kebangkitan Taliban di Afghanistan. Pangeran yang juga mantan Kepala Dinas Intelijen Saudi itu juga menolak praktik syariat Islam di negaranya disamakan dengan Taliban di Afghanistan.





Pangeran Faisal mengatakan, Taliban tidak mengadopsi interpretasi syariah yang sama dengan Saudi. "Mereka agak Sufi Deobandi," katanya.





Ini menekankan bahwa berarti Taliban lebih berkomitmen pada ideologi agama yang sama sekali berbeda dari Wahhabisme.





Pernyataan Pangeran Faisal itu dibuat pada pada 22 September lalu, saat pertemuan Royal Society of Asian Affairs di London, untuk menandai peluncuran bukunya "The Afghanistan File" yang diedit oleh Michael Field.





-
Pangeran Saudi, Turki Al Faisal. Foto: Anadolu Agency




Menyadur The Arab Weekly, Kamis 30 September 2021, Pangeran Faisal mencatat bahwa visi keagamaan Saudi sangat berbeda dari Taliban dan al-Qaeda, yang mana di pandangan umum kedua kelompok radikal itu terinspirasi oleh Wahhabisme.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama - Hops.ID

Tags

Terkini

X