Eks detektif China ungkap penyiksaan keji terhadap muslim Uighur: Digantung hingga disetrum

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 12:29 WIB
Ilustrasi Penjara. Foto: Milad B. Fakurian di Unsplash
Ilustrasi Penjara. Foto: Milad B. Fakurian di Unsplash


Seorang mantan detektif China mengungkap penyiksaan keji terhadap musim Uighur di Xinjiang saat ia ditugaskan ke wilayah itu beberapa tahun yang lalu. Si eks detektif yang tidak mau disebutkan namanya itu mengungkap semuanya dalam sebuah wawancara bersama CNN International baru-baru ini.





Jiang, nama samaran si mantan detektif itu mengungkap detail tentang apa yang dia gambarkan sebagai kampanye sistematis terhadap etnis Uighur di kamp tahanan di kawasan Xinjiang, China barat daya.





"Tendang mereka, pukul mereka (sampai mereka) memar dan bengkak. Sampai mereka berlutut di lantai sambil menangis," kata Jiang sambil mengingat bagaimana dia dan rekan-rekannya dulu menginterogasi para tahanan Xinjiang, dikutip Kamis 7 Oktober 2021.





Jiang mengatakan, selama dia ditugaskan di Xinjiang, setiap tahanan baru yang datang dipukuli selama proses interogasi, tidak peduli itu pria, wanita maupun remaja 14 tahun.





Jiang menceritakan, banyak metode yang dipakai untuk menyiksa tahanan etnis Uighur, termasuk menggantungnya, melakukan kekerasan seksual, menyengat dengan sengatan listrik hingga waterboarding. Kata dia, narapidana juga sering dipaksa untuk tetap terjaga selama berhari-hari, dan tidak diberi makan atau minum.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama - Hops.ID

Tags

Terkini

X