Dituding gubernur radikal ekstrimis, Anies: Saya tidak mau jawab!

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 19:01 WIB
Anies Baswedan. Foto: Suara
Anies Baswedan. Foto: Suara


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan santai saja mendapat tudingan sebagai gubernur radikal atau gubernur ekstrimis. Anies nggak mau jawab soal tudingan itu dengan jawaban kata-kata bantahan, dia minta tunjukkan mana kinerja Gubernur DKI Jakarta selama hampir 4 tahun ini yang diskriminatif dan radikal.





Anies lebih memilih menjawab tudiangan gubernur radikal itu dengan karya nyata di DKI Jakarta. Anies merasa sejauh ini dia sudah berusaha adil untuk semua golongan maupun semua kelompok umat beragama.





Soal gubernur radikal, Anies ogah diwawancarai





Anies blak-blakan selama hampir 4 tahun ini dia sengaja menolak wawancara media internasional. Anies punya alasan, salah satunya supaya tidak ada isu gubernur radikal di mata internasional, sebab mantan Menteri Pendidikan itu tahu isu internasional yang laku saat ini adalah soal radikalisme dan seputarnya.





-
Gubernur Anies Baswedan. Foto Instagram @aniesbaswedan




"Jadi media internasional tidak tahu ide detail, tahunya isu global yang mana sekarang kan ekstrimisme, radikalisme dan konflik antaragama," jelas Anies dalam sesi dialof dengan PAN di Youtube PAN TV dikutip Kamis 7 Oktober 2021.





Anies sudah tahu jika dia melayani wawancara media internasional selama 4 tahun ke belakang, maka isu dan framing yang akan muncul soal ketiga isu tersebut lho. Pasti isu Jakarta akan diarahkan soal radikalisme.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis - Hops.ID

Tags

Terkini

X