TNI salah besar copot jenderal pembela Babinsa, Effendi: Dia puluhan tahun mengabdi

- Senin, 11 Oktober 2021 | 11:03 WIB
Brigjen Junior Tumilaar
Brigjen Junior Tumilaar


Anggota DPR dari fraksi PDIP Effendi Muara Sakti Simbolon mengomentari kasus yang membelit Inspektur Kodam XIII Merdeka Brigjen Junior Tumilaar. Brigjen Junior sebelumnya dicopot atas dugaan pelanggaran militer usai viralnya surat terbuka yang ditulis untuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.





Dalam suratnya, Brigjen Junior meminta polisi tidak membuat panggilan pemeriksaan terhadap anggota Babinsa terkait sengketa tanah di Tingkulu, Wanea, Manado. Menurutnya, yang dilakukan Babinsa itu hanya upaya melindungi rakyat kecil sebagai tugas dan tanggung jawab TNI.





Menurut Effendi, dirinya sangat paham TNI tentu memiliki acuan baku terkait kedisiplinan do UU Militer. Apalagi sikap yang dilakukan Junior memang atas dasar kesadaran penuh yang berdampak pada sanksi ke dirinya.





"Memang betul, bahwa sebagai anggota TNI, dia tak bisa bergerak sendiri, atas nama sendiri, apalagi ketika menyurati kelembagaan institusi lain, dalam hal ini Polri," kata dia di Apa Kabar Petang, dikutip Senin 11 Oktober 2021.





Akan tetapi, Effendi menilai, seharusnya kasus ini bisa disikapi dengan hati yang dingin, tak usah terlalu reaktif. Maksudnya, TNI seharusnya bisa memediasi apa yang ingin disampaikan Brigjen Junior.

Halaman:

Editor: Rendra Saputra - Hops.ID

Tags

Terkini

Wah Giring ikut-ikutan: Kalimantan bukan untuk setan!

Senin, 24 Januari 2022 | 14:20 WIB
X