Polri tak main-main berantas pinjol, sampai bikin tim khusus

- Senin, 18 Oktober 2021 | 19:29 WIB
Kapolda Kalteng
Kapolda Kalteng


Perusahaan pinjaman online (pinjol) di Indonesia terlanjur merebak, meski YLKI telah melaporkan tindakan merugikan konsumen sejak 3 tahun lalu. Saat ini keseriusan Polri dalam mengamini instruksi presiden.  





Mengingat pola pinjol sudah dinilai sebagai tindaka ilegal dan melanggar hukum karena menyengsarakan dan merugikan masyarakat dengan penetapan bunga pinjaman yang sangat tinggi.





Bahkan Polri khususnya Polda Kalteng, membuat tim khusus yang bertugas memberantas perusahaan pinjaman online ilegal di wilayahnya.





-
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika (dua kanan), bersama Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (dua kiri), saat merilis sindikat pinjaman online atau pinjol yang beroperasi secara ilegal di Jakarta, di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat 15 Oktober 2021. (Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao)




Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Polda Kalteng bekerjasama dengan OJK Kalteng serta instansi terkait sepakat membentuk tim terpadu yang terdiri dari 83 personel dari Polda Kalteng dan sebanyak 11 personel dari OJK dan instansi pendukung.





Polri bentuk tim khusus berantas Pinjol





Menurut Dedi, tim yang telah dibentuk nantinya akan bertugas melakukan pemberantasan pinjaman online ilegal agar memberikan perlindungan kepada masyarakat secara maksimal di Provinsi Kalteng.

Halaman:

Editor: Mufrod - Hops.ID

Tags

Terkini

X