OTK tembak pos polisi hingga komandan BAIS, warga Aceh ketakutan konflik GAM bangkit

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 09:14 WIB
Potret lawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Foto: BBC
Potret lawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Foto: BBC


Penyerangan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) di pos polisi Aceh membuat warga sekitar ketakutan lantaran trauma dengan konflik yang beberapa dekade lalu sempat terjadi di wilayah Aceh.





Sebagaimana diketahui, warga Aceh sempat merasakan pahitnya konflik yang terjadi di wilayahnya pada tahun 1976 hingga 2005. Dari peristiwa itu setidaknya hampir 15.000 orang jadi korban jiwa.





Gerakan Aceh Merdeka atau GAM adalah gerakan separatisme bersenjata yng bertujuan agar Aceh terlepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). GAM dibentuk pada 4 Desember 1976 dan dipimpin oleh Hasan di Tirto.





Konflik yang terjadi di Aceh disebabkan oleh beberapa hal, yaitu perbedaan pendapat tentang hukum Islam, ketidakpuasan atas distribusi sumber daya alam Aceh, dan peningkatan jumlah orang Jawa di Aceh.





Pos polisi diserang, warga trauma konflik GAM





-
Sebuah pos polisi di Panton Reu, wilayah Polresta Aceh Barat, Provinsi Aceh, ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis, pukul 03.15 WIB. Foto: Humas Polda Aceh




Baru-baru ini pos polisi di Aceh Barat diserang oleh OTK secara membabi buta.

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa - Hops.ID

Tags

Terkini