PDIP serang SBY uang negara amblas USD2 miliar, AHY-JK pilih damai

- Selasa, 2 November 2021 | 11:26 WIB
Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto
Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto


Jelang pemilihan umum 2024 mendatang, masing-masing parpol mulai melakukan manuver. Seperti Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) yang kembali serang kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjadi presiden.





Kebijakan dan gaya memimpin SBY menjadi sorotan PDIP, utamanya oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang menyindir langsung kepemimpinan dua periode SBY yang hanya diisi dengan rapat namun dinilai tidak tidak menghasilkan keputusan penting.





Bahkan beberapa program di pemerintahan SBY yang sangat populis, masih dinilai sebagai salah satu beban negara. Dicontohkan Hasto terkait bantuan sosial di jaman SBY diambil dari keuangan negara yang itu menjadi beban hingga kini.





-
Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto. Foto pdiperjuangan.id




Data yang diungkap Hasto, mengituo Marcus Mietzner dari bulan Juni 2008 hingga Februari 2009, SBY sudah membelanjakan uang negara sebesar USD 2 miliar untuk kepentingan politic populism.





“Uang yang dikeluarkan negara tersebut, tentu menjadi beban negara kedepannya, karena digunakan untuk kepentingan politik demi popularitas,” ungkap Hasto pada diskusi yang digelar Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia.

Halaman:

Editor: Mufrod - Hops.ID

Tags

Terkini

Wah Giring ikut-ikutan: Kalimantan bukan untuk setan!

Senin, 24 Januari 2022 | 14:20 WIB
X