'Boikot Dudung' menggema, Refly: Wajar, TNI bukan itu fungsinya

- Selasa, 9 November 2021 | 12:42 WIB
KASAD Jenderal Dudung Abdurachman. Foto: Tangkapan Layar YouTube
KASAD Jenderal Dudung Abdurachman. Foto: Tangkapan Layar YouTube


Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengomentari instruksi terbaru yang dirilis eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab. Adapun Habib Rizieq menginstruksikan untuk boikot Pangdam Jaya Letjen Dudung Abdurachman.





Ini merupakan seruan lanjutan usai Habib Rizieq juga menginstruksikan pada seluruhnya untuk boikot Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Menurut Habib Rizieq, keduanya pantas untuk diboikot dan tidak diundang dalam tiap acara.





Seruan ini setidaknya disampaikan salah satu kuasa hukum Habib Rizeq, Aziz Yanuar saat beberapa waktu lalu menjenguk beliau di rutan Bareskrim Polri. Menurut Habib Rizieq, baik Fadil dan Dudung adalah penjahat HAM, dan terlibat di kasus pembunuhan 6 laskar FPI.





Dia juga menyebut keenam laskar FPI yang kemudian tewas sempat mendapatkan penyiksaan di sebuah rumah sebelum akhirnya dibunuh.





Refly soal boikot Dudung





Lebih jauh, Refly kemudian mengurai apa maksud Habib Rizieq menyerukan boikot Fadil dan Dudung. Kata dia, saat konferensi pers usai peristiwa terjadi 11 bulan lalu, Fadil dan Dudung memang ikut datang.

Halaman:

Editor: Rendra Saputra - Hops.ID

Tags

Terkini

X