Ada bupati minta sebelum OTT KPK beritahu dulu, Novel Baswedan: Salah paham! takut ya?

- Senin, 15 November 2021 | 14:12 WIB
Novel Baswedan
Novel Baswedan


Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan merespons curhatan Bupati Banyumas Achmad Husein kepada Ketua KPK Firli Bahuri, agar sebelum OTT baiknya KPK memanggil kepala daerah dulu. Nah Novel gagal paham dengan curhatan usulan sebelum OTT, KPK mengingatkan dulu kepala daerah.





Menurut Novel, OTT kan termasuk korupsi delik suap, kalau diberitahu sebelum OTT itu ya namanya bocorkan OTT dong.





Bupati curhat OTT diperingatkan dulu





Novel Baswedan merespons curhatan Bupati Banyumas kepada Ketua KPK tengah pekan lalu. Eks penyidik senior KPK ini mengatakan OTT itu kan selalu terkait dengan perbuatan korupsi delik suap, yang mana dalam UU Tipikor jelas masuk kategori menerima janji atau hadiah.





-
Gedung KPK. Foto: Ist




"Artinya setuju untuk menerima (menerima janji) sudah merupakan pidana selesai. Sehingga petugas yang mau OTT tinggal lihat di lapangan apakah pejabat tersebut berbuat suap," jelas Novel dalam cuiatan di akun media sosialnya dikutip Senin 15 November 2021.





Nah kalau KPK menerima usulan Bupati Banyumas untuk memberitahu kepala daerah sebelum OTT ya itu artinya bukan OTT, tapi membocorkan OTT dong.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis - Hops.ID

Tags

Terkini

X