Tak cuma MUI, eks teroris sebut radikal sudah menyusup Polri dan TNI: Jangan-jangan dipelihara…

- Rabu, 17 November 2021 | 13:52 WIB
Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 membawa terduga teroris. Foto: Antara
Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 membawa terduga teroris. Foto: Antara


Mantan teroris yang berperan sebagai pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan mengungkapkan bahwa paham radikal sejatinya sudah menyusup ke tubuh sejumlah lembaga seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Polri, hingga TNI.





“Kelompok intoleran dan radikal ini sudah menyusup ke lembaga formal, ke TNI, Polri, MUI dan semua lembaga. Selangkah lagi mereka menyerap paham jihadi, akan menjadi pelaku terorisme,” kata Ken Setiawan, menyitat Beritasatu pada Rabu, 17 November 2021.





-
Densus 88. Foto: Antara




Kendati begitu Ken Setiawan mengatakan bahwa kelompok intoleran dan radikal belum tentu disebut terorisme. Sebaliknya, terorisme sudah pasti memiliki paham radikal dan intoleran.





“Pemerintah tidak tegas terhadap kelompok intoleran dan radikal ini. Hanya paham komunisme yang dilarang pemerintah. Organisasi radikal tumbuh subur, tetapi pemerintah tidak ambil sikap,” tegasnya.





Terlebih paham radikalisme yang masuk ke tubuh lembaga nasional tersebut tak lain merupakan buah dari ketidaktegasan pemerintah dalam mengusut kelompok radikal.

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa - Hops.ID

Tags

Terkini

X