PPKn bekal pendidikan karakter siswa pada masa pandemi

- Sabtu, 27 November 2021 | 00:11 WIB
PPKn bekal pendidikan karakter siswa pada masa pandemi
PPKn bekal pendidikan karakter siswa pada masa pandemi


Masa belajar di rumah seperti sekarang ini menjadi tantangan tersendiri baik bagi orang tua, guru maupun pemerintah. Pasalnya anak seperti mengalami perubahan perilaku karena sedikit “bebas” dari pengawasan guru di sekolah. Di sinilah pentingnya pendidikan karakter.





Memang ada orang tua yang tidak bekerja dan bisa mengawasi anaknya selama pandemi ini, tetapi banyak juga orang tua pekerja yang mengeluhkan perubahan sikap anaknya yang sedikit “liar” akibat lebih banyak di rumah bersama teman-temannya tanpa adanya pengawasan dari sekolah. 





Ya, secara tidak langsung, pembelajaran tatap muka memang memberikan efek disiplin bagi anak karena selama kurang lebih tujuh jam pelajaran, ia akan disibukkan dengan berbagai macam kegiatan yang bisa memperluas wawasannya, keterampilannya serta mengubah karakter menjadi lebih dewasa, bertanggung jawab serta lebih santun. Namun, pandemi yang hadir di sekitar kita membuat semua pihak harus sama-sama mencari solusi terbaik bagi masa depan generasi penerus bangsa ini.





Pada era digital seperti sekarang di mana semua informasi bisa hadir dari berbagai macam sumber hanya dalam genggaman tentu membuat resah orang tua. Ya, tak hanya konten positif yang ada di sana, tetapi konten negatif pun kerap hadir bersliweran tanpa diminta. Karena itulah pendidikan karakter harus dilakukan sejak dini. 





Dalam dunia pendidikan kita setidaknya ada delapan belas macam karakter yang diajarkan pada siswa yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, serta tanggung jawab. Dengan menanamkan semua karakter tersebut diharapkan siswa mampu memilih perilaku mana yang seharusnya ia tunjukkan dan perilaku mana yang memang harus ia hindari. 

Halaman:

Editor: Opini

Tags

Terkini

Wah Giring ikut-ikutan: Kalimantan bukan untuk setan!

Senin, 24 Januari 2022 | 14:20 WIB
X