Panitia reuni 212 sindir Jenderal Dudung: Aneh bin ajaib

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 15:59 WIB
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (kanan)
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (kanan)


Panitia Reuni 212 tahun 2021 menyindir KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dalam merespons reuni umat Islam pada Kamis lalu. Panitia heran umat Islam harusnya kan dijadikan saudara oleh aparat tapi kemarin diperlakukan malah sebaliknya.





Ketua Streering Comitte Reuni 212, Ustaz Yusuf Martak mengatakan peserta reuni datang jelas maksudnya untuk aksi damai, tapi kenapa sih ada respons dari pimpinan yang terkesan memusuhi peserta reuni 212.





Reuni 212 damai lancar terima kasih





Dalam pernyataan persnya pasca Reuni 212, Yusuf Martak bersyukur reuni kemarin berjalan aman lancar tertib. Tak ada kegaduhan. Ustaz Yusuf menyampaikan terima kasih kepada aparat baik dari kepolisian, TNI sampai Satgas Gugus Covid-19 yang turut mengawal reuni tersebut.





-
Aksi reuni 212. Foto: Antara




"Berjalannya acara selalu diiringi doa, salawat dzikir dan menyampaikan pendapat secara konstitusional yang dilindungi undang-undang d 1945," jelas Ustaz Yusuf dalam konferensi pers dikutip dari Youtube Realitea TV, Sabtu 4 Desember 2021.





Dia menegaskan peserta reuni 212 datang bukan untuk cari kegaduhan dan melawan aparat, pun demikian emak-emak peserta reuni hadir bukan bertujuan untuk dipukul aparat. Mereka semua ingin berkumpul saja dan menyampaikan aspirasinya.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis - Hops.ID

Tags

Terkini

X