Jenderal Dudung sebut jangan terlalu dalam pelajari agama, Ketua MUI: Kalau mau ganti profesi...

- Senin, 6 Desember 2021 | 06:58 WIB
KASAD Jenderal Dudung Abdurachman. Foto: Tangkapan Layar YouTube
KASAD Jenderal Dudung Abdurachman. Foto: Tangkapan Layar YouTube


Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman kembali membuat pernyataan yang kontroversial. Kali ini, Dudung mengatakan agar jangan terlalu dalam mempelajari agama, karena hal itu bisa menyebabkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan. Nah, pernyataan Jenderal Dudung itu lantas memancing reaksi dari berbagai pihak, termasuk Ketua MUI Pusat, Muhammad Cholil Nafis.





Melalui tulisannya, Cholil Nafis mempertanyakan pada Jenderal Dudung maksud dari perkataannya soal jangan terlalu dalam pelajari agama. Cholil Nafis juga mengatakan, jika memang Dudung ingin berganti profesi menjadi penceramah agama, maka dia menawarkan standarisasi dai MUI.





"Apa maksudnya jgn terlalu dalam mempelajari agama? Saya menawarkan standardisasi da’i MUI klo mau berganti profesi sbg penceramah agama he hehe," tulis Cholil Nafis di akun Twitter miliknya, dilihat Hops.ID pada Senin 6 Desember 2021.





Lebih lanjut, Ketua MUI itu meminta Jenderal Dudung untuk fokus saja pada tugas utamanya yakni menjaga pertahanan negara, serta menumpas musuh Indonesia.





-
Ketua MUI Pusat, Cholil Nafis. Foto: YouTube Islamina Channel




"Baiknya fokus pada tugas pokoknya aja, yaitu pertahanan negara dan menumpas perusuh dan pembangkang NKRI," pungkas Cholil Nafis.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama - Hops.ID

Tags

Terkini

Wah Giring ikut-ikutan: Kalimantan bukan untuk setan!

Senin, 24 Januari 2022 | 14:20 WIB
X