Kaitkan erupsi Semeru dengan kasus KM 50, ulama Madura: Kami khawatir ada letusan yang lebih dahsyat kalau...

- Kamis, 9 Desember 2021 | 18:20 WIB
Ulama Madura, KH Imam Mu'ti. Foto: YouTube DPR RI
Ulama Madura, KH Imam Mu'ti. Foto: YouTube DPR RI


Salah satu anggota Aliansi Ulama Madura alias AUMA, KH Imam Mu'ti mengaitkan letusan Gunung Semeru baru-baru ini dengan kasus pengusiran seorang habib di Lumajang serta penembakan 6 Laskar FPI. Pernyataan itu lantas menuai kontroversi di jagat maya.





Pernyataan KH Imam Mu'ti itu sendiri disampaikan dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI dengan AUMA pada Selasa 7 Desember 2021 lalu.





Dalam kesempatan itu, Imam Mu'ti mulanya mengisahkan tentang seorang Habib bernama Muhdor, yang selamat dari erupsi Gunung Semeru baru-baru ini. Dikisahkan Mu'ti, Habib Muhdor adalah tokoh masyarakat yang juga merupakan guru ngaji di wilayahnya.





Namun, tiga hari jelang Gunung Semeru meletus, kata Mu'ti, Habib Muhdor diusir dari rumahnya yang selama ini dia tinggali.





"Tiga hari sebelum letusan (Gunung Semeru), beliau diusir oleh salah satu anak pemilik rumah yang ditempati oleh habib tersebut. Habib menempati rumah wakaf pemberian salah satu warga yang kini sudah meninggal," tutur Imam Mu'ti dikutip Hops.ID pada Kamis 9 Desember 2021.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama - Hops.ID

Tags

Terkini

X