Sumbar dan Aceh kenal sentil Megawati, singgung soal sepi dan mulai melupakan

- Senin, 10 Januari 2022 | 18:24 WIB
Megawati Soekarnoputri (Pongky)
Megawati Soekarnoputri (Pongky)

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung dua daerah di Indonesia, yakni Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh dalam acara merayakan HUT ke-49 PDIP.

Dalam kesempatan itu, Megawati awalnya berbicara mengenai tantangan negara dari masa ke masa, mulai dari melawan penjajah hingga jadi bangsa yang merdeka.

“Bung Karno menegaskan lebih mudah melawan penjajah, tinggal diusir. Tapi kalau kita menjadi lebih sulit karena berhadapan dengan bangsa sendiri,” ujar Megawati pada Senin, 10 Januari 2021.

Baca Juga: Heboh ledakan bom Pandeglang, polisi temukan 12 bahan peledak, markas teroris?

Kemudian, Megawati bicara tentang tradisi di Indonesia. Salah satu yang disebutnya adalah Sumbar. Dia mengaku pernah berdiskusi dengan salah satu anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yakni Prof Ahmad Syafii Maarif tentang perubahan Sumatera Barat.

Dalam perbincangan itu, mantan Presiden RI ini mempertanyakan mengapa Sumbar bisa berubah, di antaranya terkait budaya dan tradisi bermusyawarah yang belakangan mulai hilang.

“Pertanyaan saya, kan kita sebetulnya berbeda ya, artinya Bhineka Tunggal Ika, tapi sebetulnya kita punya tradisi ninik mamak lho. Saya sering bicara dengan Buya Syafii Maarif karena beliau juga di Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, saya tanya kenapa sih Sumatera Barat kembali berubah ya Buya? sudah tidak adakah yang namanya tradisi bermusyawarah mufakat oleh ninik mamak itu,” kata Megawati.

Baca Juga: Sesajen bukan barang sembarangan, tokoh Hindu: Memang dibuat dengan tangan, tapi...

“Sekarang saya tanya saja sama orang di Sumatera Barat, rasanya kok kaya jadi sepi ya, gitu ya di sana,” sambungnya.

Selain membahas soal kondisi Sumbar, Megawati juga menyinggung daerah lain yang berada di Pulau Sumatera yaitu Aceh.

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa

Tags

Artikel Terkait

Terkini