Ini lho sebab gempa 6,7 Banten kuat terasa di Jakarta, kata BMKG begini

- Jumat, 14 Januari 2022 | 18:04 WIB
Kawasan bisnis SCBD, Jakarta. Foto: Wikipedia
Kawasan bisnis SCBD, Jakarta. Foto: Wikipedia

"Mekanisme sumber sesar naik (thrusting) berasosiasi dengan sumber gempa megathrust Selat Sunda," cuit Daryono.

Meskipun genpa Selat Sunda M6,6 ini tidak berpotensi tsunami tetapi masyarakat perlu waspada, jika terjadi guncangan kuat atau berayun agak lama segera menjauh dari pantai.

Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis penjelasan gempa bumi Banten magnitudo 6,7. Pusat gempa terjadi di Sumur Banten, selatan Ujung Kulon.

Baca Juga: Hamil tua, wanita ini nekat turun gedung lewat tangga darurat saat gempa

BMKG mencatat gempa ini adalah gempa tektonik dengan Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,21° LS ; 105,05° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 40 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengatakan gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik," jelas BMKG dalam rilisnya dikutip Jumat 14 Januari 2022.

Titik gempa Malang 6,7 SR. Foto: BMKG.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Cikeusik dan Panimbang, VI MMI ( Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar ), Labuan dan Sumur, IV MMI.

Tangerang Selatan, Lembang, Kota bogor, Pelabuhan Ratu, Kalianda, bandar Lampung, III – IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Anyer III MMI. Serta akarta, Kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, Kab.Bogor, Kotabumi, II - III MMI.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis

Sumber: Twitter @DaryonoBMKG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wah Giring ikut-ikutan: Kalimantan bukan untuk setan!

Senin, 24 Januari 2022 | 14:20 WIB
X