Heboh pindah ibu kota, Eko Kuntadhi: Kalau Presiden dari PKS, kita bisa punya maksimal 4 ibu kota baru

- Rabu, 19 Januari 2022 | 09:06 WIB
Desain Istana Presiden di ibu kota baru (Instagram @nyoman_nuarta)
Desain Istana Presiden di ibu kota baru (Instagram @nyoman_nuarta)

Hops.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi satu-satunya partai yang menolak Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) yang disahkan menjadi Undang-undang (UU). Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi pun buka suara menanggapi langkah PKS tersebut.

Melalui akun Twitter miliknya, Eko Kuntadhi menyindir PKS. Kata dia, sayangnya saat ini Presiden RI bukan dari PKS.

Jika saja Presiden RI adalah orang PKS, maka orang-orang tidak akan ribut soal pemindahan ibu kota dari Jakarta ke kawasan Kalimantan Timur.

Baca Juga: Beri tanggapan soal Layangan Putus, Dhena Devanka: I feel you Kinan

"Sayangnya Presiden kita bukan dari PKS. Seandainya Presiden Indonesia dari PKS, kita gak akan ribut soal ibukota baru," tulis Eko Kuntadhi, disitat Hops.ID pada Rabu 19 Januari 2022.

Lebih lanjut, Kuntadhi mengatakan, jika Presiden Indonesia adalah orang PKS, maka bisa jadi Indonesia memiliki 2, 3 atau bahkan 4 ibu kota. Tulisan Kuntadhi ini seolah menyindir soal poligami, yang diketahui diperbolehkan dalam Islam hingga maksimal 4 istri.

"Kita bisa punya 2 ibukota, 3 ibukota atau maksimal 4," pungkasnya.

Desain Istana Presiden ibu kota baru (Instagram @nyoman_nuarta)

Sebelumnya, Kuntadhi juga buka suara soal PKS yang belum menyepakati soal nama Ibu Kota baru, yakni Nusantara. Diketahui, nama Nusantara telah disepakati sebagai nama Ibu Kota baru Indonesia.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini