Ngomong 'Piye, penak?' ke korban pelecehan seksual, begini nasib Kasat Reskrim Boyolali sekarang

- Kamis, 20 Januari 2022 | 05:18 WIB
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi  (Foto: SemarangKu - Pikiran Rakyat)
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi (Foto: SemarangKu - Pikiran Rakyat)

Hops.Id -- Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi memerintahkan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Boyolali dicopot. Hal itu merupakan buntut dari perbuatan tidak menyenangkan yang dilaporkan seorang ibu muda di Boyolali.

Korban mengaku telah dilecehkan saat melaporkan kejadian kekerasan seksual yang menimpanya. ”Ini Pak dapat musibah, ini laporan laporannya tentang ini,” kata korban yang melapor seperti dikutip Hops.id dari kanal YouTube Buletin iNews pada Rabu, 19 Januari 2022. 

Menurut korban, Kasat Reskrim Polres Boyolali menanggapi laporan dengan berujar, ”La piye penak? (gimana enak?)."

Baca Juga: Kronologi pelecehan seksual anak di Cigadung Bandung, pelaku ayah dari teman korban

“Waktu disitu saya terus down, saya dapat kejadian seperti itu (dilecehkan petugas lain) terus ditambah kata-kata yang tidak mengenakkan dari bapak Kasat Reskrimnya, kemudian saya disuruh keluar,” keluhnya.

Lantaran hal ini, Kapolda memerintahkan untuk mencopot Kasat Reskrim Polres Boyolali serta memeriksa empat oknum anggota unit Reskrim lainnya. Mereka diduga melakukan perbuatan asusila kepada istri seorang tahanan pelaku perjudian.

Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan yang kurang baik dari anggotanya. ”Terkait dengan anggota Polri di Polres Boyolali, hari ini juga saya perintahkan untuk dicopot. Untuk dilakukan pemeriksaan terkait dengan etika profesi yang tidak memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi.

Ilustrasi kekerasan seksual (Foto: Freepik)

Baca Juga: Bahas pelecehan seksual terhadap anak, Buya Yahya: Jangan salahkan kaum laki-laki

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: Inews TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini