Gawat! Arteria Dahlan diamuk preman Bandung, cacian makian soal bahasa Sunda

- Kamis, 20 Januari 2022 | 10:04 WIB
Ilustrasi preman terminal
Ilustrasi preman terminal

Hops.ID-Polemik penggunaan bahasa Sunda yang disindir politikus PDIP, Arteria Dahlan terus bergulir. Setelah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turun tangan, giliran kepala preman terminal Cicaheum, Bandung tampak marah dengan pernyataan Arteria.

Kepala preman Cicaheum, Bandung menyebut jika pernyataan Arteria Dahlan bukan sebagai sosok politisi yang bisa menjadi representasi rakyat, karena sudah mempermasalahkan bahasa daerah (Sunda).

Bahkan kepala Preman dengan julukan kang Mus atau pemilik nama asli Epy Kusnandar tersebut meminta agar politisi Senayan ini untuk belajar bahasa Sunda terlebih dahulu.Baca Juga: Jengkel ke Arteria Dahlan, Budi Dalton: Seakan Sunda bukan Indonesia!

"Arteria Dahlan belajar bahasa Sunda aja dulu, cari guru yang bisa mengajari bahasa Sunda," ungkap kepala preman dalam video dikutip Hops.id, Kamis 20 Januari 2022.

Politisi PDIP Arteria Dahlan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Instagram)

Bahkan preman ini merekomendasikan jika Arteria Dahlan tidak bisa menemukan guru bahasa Sunda yakni ibu Sopiah yang tak lain disebutkan preman tersebut sebagai guru bahasanya saat duduk di bangku sekolah dasar.

Sebelumnya Arteria Dahlan mengklarifikasi pernyataannya yang tidak mempersoalkan bahasa Sunda.Baca Juga: Arteria Dahlan ogah Sunda Empire muncul di Kejaksaan: Ngomong Sunda ke rakyat itu luar biasa

Arteria menegaskan, yang dia permasalahkan bukan bahasa Sunda tapi dia mengendus ada bawahan Jaksa Agung yang mencoba cari muka ke Jaksa Agung.

Arteria ngaku pasti dong paham bagaimana penghomatan terhadap suatu bahasa daerah. Makanya dalam rapat Komisi III dengan Jaksa Agung itu, yang ia maksudkan adalah bukan soal bahasa Sundanya.

Halaman:

Editor: Mufrod

Tags

Terkini