Parkir di Malioboro digetok Rp350 ribu, Sandiaga Uno tuntut oknum ditindak tegas

- Kamis, 20 Januari 2022 | 15:57 WIB
Jalan Malioboro, salah satu destinasi wisata populer di Yogyakarta. (Foto: Unsplash)
Jalan Malioboro, salah satu destinasi wisata populer di Yogyakarta. (Foto: Unsplash)

Hops.ID– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno kesal. Dia memerintahkan untuk menindak tegas oknum parkir liar di Kawasan Malioboro, Daerah Istimewa Yogya (DIY).

Hal ini buntut dari keluhan wisatawan yang dipungut biaya parkir fantastis hingga mencapai Rp350 ribu di daerah Malioboro.

Menparekraf menanggapi kejadian di Malioboro tersebut. “TINDAK TEGAS dan jangan sampai terulang kembali kejadian seperti ini!” Tegas Sandiaga Uno seperti yang dikutip Hops.id dari unggahan akun Instagram @sandiuno pada Kamis, 20 Januari 2022.

Berjuang bangkitkan ekonomi di sektor pariwisata

Sandiaga Uno juga mengatakan jika pihaknya sedang berjuang keras untuk membangkitkan ekonomi dan lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. ”Kami di @kemenparekraf.ri sedang berjuang keras, all out untuk bangkitkan ekonomi dan lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Baca Juga: Ahok jadi pemimpin ibu kota baru? Pengamat: Kecurigaan IKN jadi Beijing baru makin nyata

Menparekraf Sandiaga Uno melalui unggahan Instagram minta oknum parkir liar di Malioboro Jogja yang patok tarif Rp350 ribu ditindak tegas. (Foto: tangkapan layar akun Instagram @sandiuno.)

Dia tidak mau upayanya tersebut dirusak oleh tindakan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Terutama para preman yang kadang menjalankan aksi kejahatan di sekitar lokasi tempat wisata.

Jangan sampai dirusak oleh oknum yang secara sengaja hanya ingin mendapat keuntungan pribadi, dan justru mencoreng pariwisata di Yogyakarta,” tegasnya.

Artis dan aktor Fauzi Baadilla juga turut mengomentari unggahan Sadiaga Uno. Menurutnya apa yang dialami oleh salah satu wisatawan tersebut juga sering dialami orang lain.
Bahkan beberapa di antara wisatawan tersebut juga dipungut biaya parkir dobel oleh pihak yang resmi maupun preman. ”Di byk parkiran di kutip double. Resmi & preman.Seringkali terjadi,” tulisnya melalui akun @fauzibaadilla__.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penjajakan KIB makin intensif dilakukan

Jumat, 23 September 2022 | 17:32 WIB