Tragis, salah sasaran lansia 89 tahun dikeroyok massa karena dituduh curi mobil yang ternyata miliknya sendiri

- Senin, 24 Januari 2022 | 20:48 WIB
Aparat dari Polres Jakarta Timur sedang melaksanakan oleh TKP pengeroyokan salah sasaran yang menyebabkan meninggalnya lansia berusia 89 tahun (Lucky Nur Hidayat)
Aparat dari Polres Jakarta Timur sedang melaksanakan oleh TKP pengeroyokan salah sasaran yang menyebabkan meninggalnya lansia berusia 89 tahun (Lucky Nur Hidayat)

Hops.Id -  Seorang lansia 89 tahun pengemudi mobil ditemukan tewas di Kawasan Industri Pulogadung Jakarta timur.  Dia tewas akibat dihakimi massa karena disangka mencuri mobil.

Dari penyidikan Polres Jakarta Timur peristiwa ini adalah salah sasaran. Dari  rekaman video yang sempat viral di media sosial ini terlihat sejumlah pengendara motor mengejar minibus yang kemudikan diketahui dikendarai oleh lansia berusia 89 tahun.

Pengejaran dilakukan karena pengemudi disangka maling. Pihak kepolisian sektor Cakung kemudian melakukan olah TKP dengan memeriksa keadaan di lokasi dan memeriksa kendaraan yang telah dirusak massa.

Baca Juga: KNKT temukan pelanggaran pada truk tronton penyebab kecelakaan di Simpang Rapak, Balikpapan ternyata..

Saat dilakukan penyelidikan pengemudi minibus merupakan korban salah sasaran dan hingga saat ini Kepolisian Resort Jakarta Timur masih melakukan pengembangan terkait kasus pengeroyokan yang berujung kematian salah sasaran ini.

Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan pengendara mobil itu dihakimi massa karena diduga mencuri kendaraan yang sedang ditumpanginya padahal dia mengendarai mobil miliknya sendiri. ”Bukan maling itu warga aja salah persepsi. Itu punya dia sendiri kok dan sudah kami cek,” kata AKBP Ahsanul Muqaffi seperti yang dikutip Hops.ID dari kanal Youtube KOMPASTV pada Senin, 24 Januari 2022.

Pencurian mobil 12

Menurut AKBP Ahsanul Muqaffi intinya ada warga yang teriak maling kemudian mengejar  pengendara. “Mobil itu kami lagi periksa juga saksi saat ini. Intinya itu bukan pencurian,” terangnya.

Baca Juga: Azam Khan minta maaf soal monyet, Eggi Sudjana: Di atas langit masih ada langit

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Kompas TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSAD menerima kunjungan LKN

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:50 WIB