Hina tempat 'jin buang anak', PA 212 kuliti niat mulia Edy Mulyadi ke rakyat Kalimantan

- Selasa, 25 Januari 2022 | 08:24 WIB
Edy Mulyadi (Kaltim Today)
Edy Mulyadi (Kaltim Today)

Hops.ID - Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menanggapi soal kasus viral yang menimpa pegiat media sosial Edy Mulyadi terkait dugaan penghinaan terhadap masyarakat di Kalimantan.

Sebagaimana diketahui Edy Mulyadi mulai diperbincangkan publik di jejaring media sosial lantaran beredar sebuah video ketika dirinya menyebut Kalimantan sebagai tempat jin buang anak hingga kuntilanak dan genderuwo.

Novel Bamukmin menilai bahwa yang disampaikan Edy Mulyadi sebenarnya hanya ingin melakukan pembelaan terhadap masyarakat di Kalimantan.

Baca Juga: Ngaku beri nopol Dinas ke Arteria Dahlan, begini dalih Polri

Wasekjen DPP PA 212, Novel Bamukmin. Foto: Ist.

Terlebih pihaknya mengendus ada berbagai hal yang janggal terkait ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara (IKN) baru.

“Apa yang diucapkan Edy Mulyadi adalah bentuk pembelaan terhadap rakyat Kalimantan agar jangan menjadi korban kepentingan oligarki,” kata Novel kepada wartawan, pada Senin, 24 Januari 2022.

Lebih lanjut dia juga mengatakan, apa yang disampaikan Edi tidak masuk kedalam unsur SARA dan tidak bisa dipidanakan.

Baca Juga: Surat An-Nur disebut jadi tanda munculnya pasangan Anies-Nurmantyo, Gus Nadir: Penistaan Al-Quran

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:50 WIB