Majelis Adat Sunda ikut marah ke Edy Mulyadi soal 'Kalimantan tempat jin buang anak', sebabnya ternyata...

- Selasa, 25 Januari 2022 | 19:56 WIB
Edy Mulyadi dalam video klarifikasi yang diunggah di saluran YouTube miliknya. (YouTube Bang Edy Mulyadi)
Edy Mulyadi dalam video klarifikasi yang diunggah di saluran YouTube miliknya. (YouTube Bang Edy Mulyadi)

Hops.ID Majelis Adat Sunda mengambil sikap atas Edy Mulyadi yang mengeluarkan pernyataan yang dinilai banyak pihak menyakiti perasaan masyarakat Kalimantan, khususnya suku Dayak.

Pernyataan sikap Majelis Adat Sunda disampaikan oleh ketua umumnya, Ari Mulia Subagja melalui sebuah video yang beredar luas di internet.

“Kami mengeluarkan pernyataan sikap atas penghinaan yang dilakukan oleh saudara Edy Mulyadi, terhadap masyarakat adat Dayak dan terhadap seluruh masyarakat Kalimantan,” ujar Ari Mulia Subagja, dikutip Hops.ID pada Selasa 25 Januari 2022.

Baca Juga: Google lagi siapkan ponsel lipat, harga lebih murah dari Galaxy Z Fold3

Majelis Adat Sunda mengatakan bahwa mereka ikut marah terhadap pernyataan yang dikeluarkan oleh Edy Mulyadi.

“Sampurasun. Saya selaku Pupuhu Agung atau Ketua Umum Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda dan juga atas nama masyarakat adat Sunda ikut marah dan merasakan getar batin saudara-saudara kami di Kalimantan,” tegas Ari.

Ketua Umum Majelis Adat Sunda, Ari Mulia Subagja (Portal Bandung Timur)

“Khususnya masyarakat adat Dayak yang perasaan kolektifnya tercederai oleh sikap dan pernyataan Edy Mulyadi dan kawan-kawan,” sambungnya.

Lebih jauh, Ari menyebut bahwa pihaknya sangat marah terhadap Edy Mulyadi lantaran mengenakan ikat kepala khas Sunda saat mengeluarkan perkataan yang menyakiti masyarakat Kalimantan.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Twitter

Tags

Terkini