Eggi Sudjana bela Edy Mulyadi hingga samakan dengan Nabi Ibrahim: Tak ada masalah!

- Rabu, 26 Januari 2022 | 06:51 WIB
Eggi Sudjana. Foto: Ist.
Eggi Sudjana. Foto: Ist.

Hops.ID - Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Eggi Sudjana menyebut bahwa kasus penghinaan terhadap Kalimantan sebagaimana yang diucapkan oleh Edy Mulyadi sebenarnya hanya masalah diksi belaka.

Eggi menjelaskan, perumpamaan 'jin buang anak' merupakan logat yang umum dikenal oleh masyarakat Betawi, khususnya yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, hingga Bekasi (Jabodetabek).

"Pertanyaan saya, diksi jin buang anak itu kan bahasa perumpamaan dan logat Betawi yang sudah umum, seputar Jabodetabek mah enggak mempermasalahkan. Depok saja dulu tempat jin buang anak, bahkan Bekasi juga begitu. Ini enggak ada masalah," ujar Eggi Sudjana dalam acara televisi Catatan Demokrasi, dikutip Hops.ID pada Rabu, 26 Januari 2022.

Eggi Sudjana (Tangkapan layar YouTube/TvOneNews)

Baca Juga: Baru hirup udara bebas, Habib Hanif lantang sebut gerakan nafas terakhir

Kemudian Eggi juga membahas soal hukum adat yang belakangan digembor-gemborkan oleh sejumlah pihak.

Dia menilai, berdasarkan Pasal 27 ayat 1 UUD 1945, seorang warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Tentu apabila mengacu pada aturan hukum tersebut, maka Edy Mulyadi tidak bisa dihukum secara adat.

"Tapi dalam gesekan budaya ini menjadi masalah. Dalam menyelesaikannya tentu ada konstruk hukumnya, jangan ditarik ke hukum adat, nanti bertentangan dengan Pasal 27 ayat 1 UUD 45, setiap warga negara kedudukannya sama di pemerintahan dan hukum, tanpa kecuali," kata Eggi Sudjana.

Edy Mulyadi (Kaltim Today)

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa

Sumber: YouTube tvOne News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSAD menerima kunjungan LKN

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:50 WIB