Bela Edy Mulyadi, Novel PA 212: Ucapannya membela rakyat Kalimantan

- Rabu, 26 Januari 2022 | 07:49 WIB
Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin singgung proyeksi 100 hari usai jadi cawapres. (Youtube Mimbar Tube)
Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin singgung proyeksi 100 hari usai jadi cawapres. (Youtube Mimbar Tube)

Hops.ID - Wasekjend Persaudaraan Alumni atau PA 212, Novel Bamukmin turut mengomentari pernyataan Edy Mulyadi yang menyebut Kalimantan sebagai tempat pembuangan anak jin. Alih-alih marah, Novel justru membela mantan politisi PKS tersebut.

Novel Bamukmin mengatakan, Edy Mulyadi sebenarnya ingin membela masyarakat di Kalimantan yang wilayahnya hendak dijadikan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

“Apa yang diucapkan Edy Mulyadi adalah bentuk pembelaan terhadap rakyat Kalimantan agar jangan menjadi korban kepentingan oligarki,” ujar Novel Bamukmin, dikutip Hops.ID dari Terkini, Rabu 26 Januari 2022.

Baca Juga: Eggi Sudjana bela Edy Mulyadi hingga samakan dengan Nabi Ibrahim: Tak ada masalah!

Edy Mulyadi (Kaltim Today)

Bukan hanya itu, Novel berpendapat, apa yang disampaikan Edy Mulyadi tak bisa dipidanakan. Sebab, menurutnya, kalimat tersebut tak mengandung unsur hinaan apalagi SARA.

“Dari yang saya amati tak lain beliau berbicara pada konteks tempat atau lokasi hutan dengan penuh bekas pertambangan,” tuturnya.

Lebih jauh, dia berpendapat, kehebohan pernyataan Edy tersebut merupakan bentuk pengalihan isu dari pemerintah pusat untuk menutupi masalah terkait pemindahan IKN ke Kalimantan.

“Kepentingan oligarki sedang terganggu dan Edy Mulyadi pun telah meminta maaf kepada rakyat di Kalimantan,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Jalaludin Rumi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSAD menerima kunjungan LKN

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:50 WIB