Kasus Subang berlarut-larut, polisi diam-diam sembunyikan pelaku?

- Rabu, 26 Januari 2022 | 17:22 WIB
Ilustrasi intelijen. Foto: Ist.
Ilustrasi intelijen. Foto: Ist.

Hops.ID - Kasus pembunuhan yang menewaskan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat akan memasuki bulan keenam. Namun, hingga kini, polisi masih belum mampu mengungkap siapa pelaku sebenarnya.

Banyak pihak beranggapan, polisi diam-diam melindungi pembunuh tersebut. Sebab, jika tidak, mengapa segalanya terasa berlarut-larut dan berkepanjangan?

Baca Juga: Sambil nangis, Danu Subang akhirnya ngaku: Maaf, saya sudah…

Meski demikian, Direktur Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Galunggung, Dr HN Suryana memastikan, polisi mustahil menyembunyikan pelaku pembunuhan Subang. Dia beranggapan, lambatnya pengungkapan disebabkan berbagai hal, salah satunya terkait keberadaan saksi.

"Polisi juga kesulitan menemukan saksi, karena dalam kacamata hukum yang disebut saksi itu seseorang yang melihat, mendengar dan menyaksikan peristiwa hukum. Di kasus Subang tidak ada saksi," ujar HN Suryana, dikutip Hops.ID dari Deskjabar, Rabu 26 Januari 2022.

Rumah Tuti dan Amalia di Subang.

Selain tak ada saksi di lokasi, kata dia, barang bukti yang ditemukan juga cenderung minim

"Ini sebuah fenomena baru kalau pelaku pembunuh di kasus Subang sudah paham dalam konteks menghilangkan jejak alat bukti dalam hal ini sidik jari," ungkapnya.

Lebih jauh, HN Suryana menambahkan, pelaku Subang kemungkinan besar menguasai ilmu kriminologi. Indikasinya, kata dia, saat melakukan aksi tersebut, mereka tak meninggalkan jejak sidik jari di tempat kejadian perkara.

Halaman:

Editor: Jalaludin Rumi

Sumber: deskjabar.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSAD menerima kunjungan LKN

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:50 WIB