Ngeri konflik Maluku makin parah, Wali Kota Ambon: Damai itu sangat mahal!

- Rabu, 26 Januari 2022 | 19:03 WIB
Kerusuhan di Pulau Haruku, Maluku akibat kesalahpahaman terkait batas tanah antara warga Desa Ori dan Kariu menyebabkan sejumlah rumah terbakar hebat. Polda Maluku terjunkan pasukan. (Kolase foto dari video Instagram @lambe_turah)
Kerusuhan di Pulau Haruku, Maluku akibat kesalahpahaman terkait batas tanah antara warga Desa Ori dan Kariu menyebabkan sejumlah rumah terbakar hebat. Polda Maluku terjunkan pasukan. (Kolase foto dari video Instagram @lambe_turah)

Hops.ID - Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal menyampaikan harapan kepada masyarakat supaya tidak melakukan tindakan yang bisa memperkeruh konflik antarwarga yang terjadi di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Sebagaimana diketahui konflik antarwarga di Kabupaten Maluku Tengah pecah ditengarai oleh Desa Kariuw dan Ori di Pulau Haruku berawal pada 25 Januari 2022.

"Saya harap konflik yang terjadi di Pulau Haruku ini tidak meluas dan melebar ke daerah lainnya. Semua pihak hendaknya menahan diri dan tidak lagi ikut memperkeruh situasi saat ini," ujar Abua Tuasikal, mengutip Antara pada Rabu, 26 Januari 2022.

Potret rumah warga yang dibakar usai kerusuhan Haruku Maluku Tengah (Foto: tangkapan layar instagram @lambe_turah)

Baca Juga: Penghuni kerangkeng Bupati Langkat buka suara: Layak kok, makan 3x sehari, saya gemuk!

Abua juga mengimbau agar pihak-pihak yang memiliki ikatan darah atau pertalian dengan warga di 2 desa tersebut agar tidak terprovokasi.

"Saya minta semua pihak yang memiliki ikatan darah atau pertalian Pela-Gandong dengan warga kedua negeri ini, tidak ikut melibatkan diri dengan kejadian saat ini," kata Abua.

"Tolong tahan diri dan tidak terprovokasi isu-isu yang tidak jelas sumbernya," sambungnya.

Sementara mengutip Pikiran Rakyat, hal senada juga diungkapkan oleh Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. Dia mengajak kepada semua pihak agar tidak tersulut emosi dan membuat konflik semakin meluas.

Baca Juga: Pegang ciri-ciri pembunuh Subang, kriminolog: Sudah jelas, pelakunya…

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa

Sumber: Antaranews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSAD menerima kunjungan LKN

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:50 WIB