Heboh! Isi 'brankas' Bupati Langkat, usai manusia kerangkeng kini ada 7 temuan baru, hukuman makin berat?

- Kamis, 27 Januari 2022 | 08:19 WIB
Penjara kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat. (Twitter.com/@mei_peseek)
Penjara kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat. (Twitter.com/@mei_peseek)

Hops.ID - Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin membuat geger publik lantaran memiliki manusia yang dikerangkeng di rumahnya. Kini temuan baru mengejutkan, ternyata dia juga menyimpan tujuh hewan langka yang keberadaannya dilindungi negara.

Adapun informasi mengenai keberadaan hewan yang dilindungi itu diperoleh langsung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca melakukan penangkapan.

BKSDA Sumut pun langsung turun tangan, setidaknya tujuh hewan yang diamankan terdiri dari 1 ekor orang utan Sumatera, 1 ekor monyet hitam Sulawesi, 1 elang Brontok, 2 ekor individu jalak Bali, 2 ekor burung Beo.

Baca Juga: Rusuh Maluku, tokoh Ambon tunjuk habib sebar hoax: Ralat omonganmu! Tak ada gereja dibakar

"Kegiatan penyelamatan berupa evakuasi didasarkan atas informasi KPK kepada KLHK tentang adanya satwa liar dilindungi Bupati Langkat nonaktif," kata Plt Kepala BKSDA Sumut Irzal Azhar kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Adapun aktivitas Bupati Langkat yang menyimpan hewan langka ini melanggar pasal 21 ayat 2a Undang-Undang nomor 5 tahun 1990.

Dalam pasal 40 di UU itu dijelaskan bagi pihak yang melanggar dikenakan sanksi paling lama 5 tahun penjara.

 

 

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KSAD menerima kunjungan LKN

Rabu, 18 Mei 2022 | 08:50 WIB