Jenderal Dudung diledek Tofa sampai begini, gegara ngeles nggak bisa kejar teroris Papua

- Jumat, 28 Januari 2022 | 11:55 WIB
Jenderal Dudung Abdurachman bicara soal insiden Babe Haikal diusir (Instagram @tni_angkatan_darat)
Jenderal Dudung Abdurachman bicara soal insiden Babe Haikal diusir (Instagram @tni_angkatan_darat)

Hops.ID - Pernyataan Jenderal Dudung Abdurachman ngaku nggak bisa kejar separatis teroris Papua dengan alasan bukan kewenangannya, diledek oleh sejumlah kalangan. Salah satunya adalah Humas Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya atau Tofa.

Jenderal Dudung itu menjawab soal bagaimana respons atas tiga prajurit TNI AD gugur ditembaki separatis teroris di Papua, Kamis 27 Januari 2022.

Dalam pernyataannya di DPR kepada wartawan, Jenderal Dudung berdalih, yang bisa kerahkan pasukan ke wilayah operasi misalnya di Papua adalah Panglima TNI, bukan dia.

Baca Juga: Formula E kurang dana Rp70 Miliar, kondisi malah sepi sponsor

Jenderal Dudung diledek

Dia hanya KSAD yang cuma bisa menyiapkan pasukan, sedangkan perintah operasi adalah instruksi dari Panglima TNI.

Pernyataan Jenderal Dudung itu diledek keras oleh Mustofa atau Tofa.

"Lha trus kewenangan nurunin spanduk, siapa? Bukannya Satpol PP?" kicau Tofa di akun Twitternya menanggapi pernyataan Jenderal Dudung itu, dikutip Jumat 28 Januari 2022.

Mustofa Nahrawardaya. (Instagram)

Baca Juga: Anies tak usah mimpi jadi presiden, Ruhut: Partai malas dukung dia!

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis

Sumber: tniad.mil.id, Twitter @tofatofa_id

Tags

Artikel Terkait

Terkini