Jaksa Agung tak bakal penjarakan koruptor di bawah Rp50 juta, Melanie Subono: Baru kali ini sangat setuju

- Jumat, 28 Januari 2022 | 15:05 WIB
Kebijakan Jaksa Agung soal tak penjarakan koruptor di bawah Rp50 juta dikomentari Melanie Soebono. (Foto: Wikipedia dan Instagram)
Kebijakan Jaksa Agung soal tak penjarakan koruptor di bawah Rp50 juta dikomentari Melanie Soebono. (Foto: Wikipedia dan Instagram)

Hops.ID - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Dia menerapkan kebijakan untuk tak memenjarakan para koruptor yang mencuri uang negara dengan nilai di bawah Rp50 juta, dengan mengembalikannnya saja maka dianggap selesai perkaranya.

"Kejaksaan Agung telah memberikan imbauan kepada jajaran untuk tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta untuk bisa diselesaikan cara pengembalian kerugian keuangan negara," kata Burhanuddin dalam rapat kerja Komisi III DPR, seperti yang dikutip Hops.ID dari kanal Youtube Kompas pada Jumat, 28 Januari 2022.

Dianggap kebijakan efektif

ST Burhanuddin mengatakan mekanisme tersebut dipilih didasarkan pada upaya pelaksanaan proses hukum secara cepat, sederhana, dan berbiaya ringan.

Baca Juga: Sindir telak Danjen Kopassus, Eggi Sudjana ungkap sosok bekingannya: Purn Mayor Jenderal...

“Ini sebagai penyelesaian proses hukum secara sederhana, cepat dan dengan biaya ringan,” jelasnya.

Burhanuddin juga mencontohkan bahwa mekanisme pengembalian keuangan negara dapat dilakukan pada kasus pidana terkait dana desa.

Namun, ia memaparkan bahwa mekanisme hukum seperti itu hanya berlaku untuk kasus dengan kerugian negara yang tidak terlalu besar dan tidak dilakukan terus menerus.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indoensia, Febrie Adriansyah mengatakan implementasi dari pernyataan itu akan dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Tags

Artikel Terkait

Terkini