Pasca ujaran Panglima TNI ke kasus KASAD Dudung, diduga ada adu domba perwira tinggi TNI!

- Minggu, 6 Februari 2022 | 18:07 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KASAD Jenderal Dudung Abdurachman. Foto: Antara
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KASAD Jenderal Dudung Abdurachman. Foto: Antara

Hops.ID - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) mengungkapkan sejumlah kekhawatiran pasca Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan bakal proses kasus Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Rudi mengatakan, belakangan ini marak di media sosial yang memakai pernyataan Panglima TNI tersebut sebagai amunisi untuk menyerang Jenderal Dudung.

Dia menegaskan kelompok itu tak lain ialah para penyembah baliho dan kaum kadruniyah.

Baca Juga: Oalah, ternyata sosok ini yang nekat telepon Luhut saat dampingi Jokowi pidato

Jenderal Dudung Abdurachman akan lepas jenazah prajurit TNI AD gugur di Papua (tniad.mil.id)

"Seperti yang saya khawatirkan, pernyataan Panglima TNI yang sebenarnya normatif ini kemudian dijadikan amunisi bagi kelompok kadruniyah atau penyembah baliho untuk serang balik Jenderal Dudung Abdurachman," kata Rudi dalam saluran YouTube Kanal Anak Bangsa, dikutip Hops.ID pada Minggu, 6 Februari 2022.

Rudi menanggapi soal pernyataan dari Panglima TNI kepada Jenderal Dudung yang seharusnya diungkapkan lebih lembut sehingga tidak dijadikan alat untuk merusak TNI.

"Sebetulnya kalau saya memberikan saran kepada Panglima TNI, harusnya narasinya dibuat lebih soft sehingga tidak dijadikan alat untuk memecah belah TNI," ujarnya.

Baca Juga: Pasca dirawat akibat kecelakaan, pihak RS urai kondisi terkini Ganjar: Kita doakan...

Halaman:

Editor: Yosafat Diva Bayu Wisesa

Sumber: YouTube Kanal Anak Bangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini