Polisi temukan 3 makam di dekat kerangkeng manusia Bupati Langkat, kuatkan bukti aniaya hingga tewas?

- Selasa, 8 Februari 2022 | 18:05 WIB
Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana Perangin Angin membuat kerangkeng manusia di belakang rumahnya. Polisi menemukan 3 kuburan dari korban penganiayaan tempat mirip penjara tersebut. (Foto: YouTube)
Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana Perangin Angin membuat kerangkeng manusia di belakang rumahnya. Polisi menemukan 3 kuburan dari korban penganiayaan tempat mirip penjara tersebut. (Foto: YouTube)

Hops.ID – Fakta baru kembali terkuak dari keberadaan kerangkeng manusia buatan Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana Perangin Angin. Kali ini, Tim dari Polda Sumatera Utara (Sumut) menemukan beberapa makam atau kuburan yang diduga menjadi tempat dikebumikannya beberapa korban dugaan tindak penganiayaan yang menyebabkan kematian dari tempat tersebut.

“Dalam proses penyelidikan kita saat ini kita menemukan adanya dugaan kekerasan terhadap orang yang dititipkan, masuk, dibina, direhab di sana. Sedang dalam proses untuk pendalaman. Kita (juga) sudah menemukan tempat pemakamannya,” kata Kapolda Sumut Irjen. Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak seperti yang dikutip Hops.ID dari kanal Youtube KOMPASTV pada Rabu, 8 Februari 2022.

Identitas korban masih ditutupi

Irjen Panca mengatakan pihaknya hingga kini masih menutupi identitas korban dan keluarganya. Ini karena dkhawatirkan bisa terjadi sesuatu yang tidak diinginkan jika identitas keluarga tersebar luas ke publik.

Hal ini mengingat eks Bupati Langkat dikenal sebagai ketua salah satu LSM yang cukup berpengaruh dan memiliki banyak massa.“Orang ini harus kita jaga temen-temen. Kalau kita bisa buka sekarang kita buka semuanya, tapi ini kan dalam proses,” ujarnya.

Penampakan kerangkeng manusia di kediaman Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana Perangin Angin. (Foto: YouTube)

Baca Juga: Rizky Febian dan Mahalini resmi pacaran meski beda agama, Sule beri pesan menyentuh: Alhamdulillah...

Dia meminta agar diberikan waktu untuk melakukan pengungkapan secara menyeluruh terhadap kasus ini. ”Berikan waktu kepada kami untuk mengungkap ini secara utuh, termasuk siapa yang bertanggung jawab jadi concern dari kita dalam pengungkaan kasus ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan jika pihaknya telah memeriksa beberapa orang saksi terutama dalam kaitan penemuan makam-makam tersebut.

Sampai saat ini, setidaknya sudah ada 3 makam yang ditemukan terkait kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat, yang kini ditahan KPK itu. “Ada dugaan telah terjadi penganaiayaan hingga mengakibatkan lebih dari satu orang yang meninggal,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Tags

Artikel Terkait

Terkini