Ikut bawa air demi patuhi Jokowi, Gubernur Sumbar dikritik Ketua MUI: Tak sesuai akidah tauhid

- Selasa, 15 Maret 2022 | 09:32 WIB
Presiden Jokowi dan Gubernur Sumbar Mahyeldi (istimewa)
Presiden Jokowi dan Gubernur Sumbar Mahyeldi (istimewa)


Hops.ID - Ketua MUI Sumatera Barat (Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar menyesalkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Gubernur Sumbar dikabarkan turut membawa tanah dan air untuk prosesi ritual adat di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada Senin 14 Maret 2022.

Buya Gusrizal sangat menyesalkan sikap Mahyeldi, yang begitu saja mematuhi perintah Presiden Jokowi untuk membawa tanah dan air dari beberapa tempat di Sumbar.

"Saya tidak setuju denga ritual tersebut. Dalam ritual seperti itu terkandung keyakinan yang tak bersesuaian dengan akidah tauhid," kata Buya Gusrizal dikutip Hops.ID dari Minangkabaunews.com jaringan Suara.com, Selasa 15 Maret 2022.

Baca Juga: UAS dilabeli ISIS: Saya bangga dan haru, hebat! Presiden sampai ogah satu pesawat

"Sikap pemimpin seperti itu, bisa ditiru oleh masyarakat awam. Tidak bisa ritual seperti itu dilokalisir dalam ranah budaya semata. Sebab, dalam Islam, seluruh tindakan dan perbuatan akan diminta pertanggungjawabannya kelak. Alasan dan niat yang menjadi landasan perbuatan, sangat menentukan kedudukan ritual itu dalam tinjauan syariat Islam," lanjutnya.

Buya Gusrizal juga mengatakan, alasan sebatas simbolik juga tidak bisa diterima karena tidak ada alasan rasionalnya.

Menurutnya, ritual seperti itu tidak memiliki landasan keyakinan dari Islam.

Baca Juga: Alshad Ahmad foto bareng keluarga Tiara Andini, warganet: Kawal sampai halal

Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar (Suaraislam.id)


Sebagai gubernur yang berkomitmen dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), tidak pantas ikut-ikutan membawa bagian-bagian tertentu dari tanah dan air Sumbar.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: Minangkabaunews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini